• SKACI

    Sekolah Komputer Anak Cinta Indonesia

    Bermain adalah hak anak. Membuatnya hebat dan berprestasi adalah kewajiban orangtua. Membimbing anak bermain agar jadi jago IT/Komputer adalah tugas kami

    Buton

  • Fahma-Hania

    Karya-karya Fahma-Hania

    Aplikasi-aplikasi buatan Fahma-Hania


    Buton

  • SiGokil

    Capture beautiful moments, interesting sights, something weird, accidents, crimes, or just yourself and share from your exact position. Sell or find stuff near you, and bid or offer using this app. Track your children, spouse, even your vehicles

    Buton

  • SiGokil Solutions

    Give implementable mobile solutions to accommodate the needs of mobile reporting, mobile surveying, mobile monitoring, mobile tracking, and back-end analyzing, to improve efficiency and effectiveness

    Buton

  • ACI Corporation

    Attentive Creations International is a mobile and web applications developer. We develop perfection in all applications we built. We have been the biggest part of industries solutions.

    Buton

2
Nov22

 

Disengaja ataupun tidak, banyak orangtua atau bahkan diri kita sendiri sebagai orangtua pernah melakukan tindakan ini, yaitu meniup-niup makanan sebelum diberikan kepada bayi. Tujuannya adalah supaya makanan tersebut tidak terlalu panas saat dimakan bayi.

 

Niatnya sudah baik, tetapi perlu kita ketahui bahwa tindakan ters

ebut tidak sehat untuk bayi. Di dalam mulut orang dewasa kemungkinan besar banyak terdapat bakteri atau kuman. Mulut orang dewasa tidak dijamin tanpa bakteri atau penyakit. Ketika orangtua meniup-niupkan udara dari mulutnya, bakteri atau kuman akan ikut tertiup bersama cipratan air liur dan menempel atau meresap pada makanan yang akan diberikan pada bayi. Akibatnya, kuman tersebut akan ikut termakan oleh bayi.

 

Ilustrasi: www.123rf.com

Selain meniup-niup makanan bayi, ada juga orangtua yang menyuapi bayi tanpa jeda. Ada beberapa kemungkinan hal ini terjadi. Pertama, boleh jadi karena ketidaktahuan orangtua bahwa memberi makan bayi tanpa jeda adalah berbahaya. Ketika bayi tersedak oleh makanan, pernafasan bayi akan terganggu. Kedua, mungkin karakter orangtua yang tidak sabar, ia ingin makanannya tersebut dapat segera habis. Ketiga, mungkin juga karena bayi tersebut tidak menunjukkan tanda-tanda sudah kenyang, sehingga orangtua terus menyuapinya tanpa jeda.

 

Apapun alasannya, sebagai orangtua bijak sejatinya harus tetap memperhatikan cara yang baik dan sehat ketika menyuapi bayi. Suapi bayi setelah makanan yang ada di dalam mulutnya habis. Hindarkan meniup-niup makanan atau bahkan meloloh makanan yang akan diberikan pada bayi. Ingatlah bahwa di dalam mulut orang dewasa terdapat banyak kuman penyakit. Alih-alih si kecil sehat, malah bisa saja ia jadi sakit lantaran kuman di dalam mulut orang dewasa ‘pindah tempat’ ke mulut bayi (Nakita 398/VIII/18/ November 2006). (yer)

“Kesalahan Ketika Memberi Makan Bayi” 2 Komentar

  1. Sebagai Orang tua haruZ lebih tau apa yg anak lakukan apalagi anak itu mash bayi,perkembangannya mash lunak dan saya punya saran untuk ibu-ibu dirumh,sebagai orang tua hruZ tau anak2 pasti suka bermain dn jajan ibu pasti panik dan khawatr kan makannya kebiasaan sianak hruZ diperkembangkan sejak dini siorangtua hruZ membelikan anak mainan dan bunda pasti ga mau khan si buah hati anda memakan makanan yg tidak steril apa lagi makanan yg trdapat dipinggiran jadi bunda stiap pergi ke supermarket tolong mmbelikan makanan dan bunda masak haruZ yg bergiZi agar sianak tumbuh baiK^_^…….

    • Yusi Elsiano Rosmansyah Yusi Elsiano says:

      Setuju sekali, terima kasih atas masukannya ya…

      Betul sekali Bunda Shafa, Ibu yang bijak tentu akan selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Salah satunya adalah menyediakan makanan yang sehat dan bergizi.

Berikan Komentar


Dua Buku Fahma+Hania Bikin Animasi&Game Telah Terbit

Bagi Pembaca dan Putra-Putrinya yang jauh dari SKACI, silakan bisa belajar mandiri dengan menggunakan buku ini:
* Foto Dua Buku dan Lokasi SKACI Bandung Dago di Peta
* Informasi mengenai Buku dari Penerbit
rss
rss

Hak cipta semua artikel di web ini adalah milik Yusi Elsiano Rosmansyah, kecuali jika ada penulis lain, namanya akan ditulis secara eksplisit di artikel terkait. Jika Pembaca ingin menggunakan artikel-artikel ini untuk tujuan sosial atau nirlaba (misalnya, buletin yayasan, studi kasus), saya hanya mohon SATU etika akademis saja, yaitu: "CANTUMKAN NAMA PENULIS (Yusi Elsiano Rosmansyah) DAN ALAMAT WEB INI (www.PerkembanganAnak.com)". Mari kita sebarluaskan dan amalkan ilmu pengetahuan dengan bijaksana.