Aplikasi Ponsel Buatan Anak Saya Pemenang INAICTA 2010

Sabtu lalu (24 Juli 2010) Tim Anak saya: Fahma (12) dan Hania (6) menjadi pemenang INAICTA 2010 tingkat SD. Sejak 2 tahun lalu, Fahma senang membuat aplikasi ponsel untuk adiknya (dan anak usia balita lainnya), agar dapat belajar di ponsel orangtuanya. Silakan coba di ponsel Pembaca.

Bagi Pembaca yang menggunakan komputer untuk membuka web ini, silakan klik kanan, lalu "Save Link As", lalu simpan filenya di komputer, dan pindahkan ke ponsel.

Jika Pembaca membuka halaman ini dengan browser ponsel, langsung klik saja.

ENRICH - English for Children
MANTAP - MAtematika untuk Anak Pintar
BAHANA - Belajar Huruf, Angka, dan Warna

Semoga bermanfaat. Versi yang lebih baiknya sedang dikembangkan oleh Tim Profesional, harap tunggu ya!

Tuesday, 12 August 2008

Sikap Orangtua Terhadap Perilaku Usil Anak (4 dari 6)

d. Beberapa solusi yang dapat orangtua lakukan ketika menghadapi sikap usil anak.

Menanggapi beberapa kondisi perilaku usil anak di atas, perlu beberapa tindakan bijaksana dari orangtua, diantaranya adalah;
  1. Adalah baik orangtua memahami terlebih dahulu apa yang menyebabkan anak bersikap usil kepada saudara kandungnya. Hindarkanlah orangtua bersikap tidak adil dengan membela salah satu anak. Hal tersebut bisa menimbulkan sikap iri dan cemburu sang anak yang dapat menimbulkan perilaku tidak baik pada anak.
  2. Adalah orangtua bijak tidak membentak atau memukul anak yang bersikap usil. Membentak dan memukul anak hanya akan membuat anak merasa sedih dan terluka bathinnya. Jika hal tersebut sering dilakukan orangtua kepadanya, kemungkinan akan mempengaruhi kejiwaan anak secara negatif.
  3. Sebelum melakukan suatu tindakan, sebaiknya segeralah orangtua menyadari apa yang melatarbelakangi anak berbuat usil kepada saudara kandungnya. Apabila sang kakak usil kepada adiknya karena rasa suka atau gemas. Orangtua bisa memberikan contoh kepada sang kakak bagaimana mencurahkan rasa sayang dan gemasnya yang positif (tidak mengganggu aktivitas adiknya) kepada adik. Misalnya, dengan mengajaknya bermain bergumul. Pada saat bermain sang kakak bisa saja memeluk adiknya atau menggelitik adiknya. Selain itu, orangtua bisa juga mengatakan kepada sang adik bahwa kakaknya berbuat seperti itu (mencium/memeluk) adalah karena sayang terhadapnya.
  4. Untuk menghadapi sikap usil yang dilakukan anak yang disebabkan karena ia sedang butuh teman, segeralah orangtua mengajak anak tersebut bermain bersama atau mengarahkan anak supaya dapat bermain bersama saudara kandungnya. Dalam kondisi seperti ini, orangtua dapat menciptakan sebuah permainan yang menarik untuk mereka. Misalnya, memberikan ide untuk bermain petak umpet, bermain bola, atau rumah-rumahan.
  5. Perlu orangtua fahami, walaupun sang kakak dari segi usia lebih besar dari sang adik, namun sang kakak tetap ingin mendapatkan perhatian dari orangtuanya dan sesekali iapun membutuhkan teman bermain atau merasa bosan dengan aktivitasnya. Untuk itu, ketahuilah terlebih dahulu penyebab sikap usil anak tersebut. Setelah itu, penuhilah apa yang sedang dibutuhkannya.

0 comments:

Post a Comment