Aplikasi Ponsel Buatan Anak Saya Pemenang INAICTA 2010

Sabtu lalu (24 Juli 2010) Tim Anak saya: Fahma (12) dan Hania (6) menjadi pemenang INAICTA 2010 tingkat SD. Sejak 2 tahun lalu, Fahma senang membuat aplikasi ponsel untuk adiknya (dan anak usia balita lainnya), agar dapat belajar di ponsel orangtuanya. Silakan coba di ponsel Pembaca.

Bagi Pembaca yang menggunakan komputer untuk membuka web ini, silakan klik kanan, lalu "Save Link As", lalu simpan filenya di komputer, dan pindahkan ke ponsel.

Jika Pembaca membuka halaman ini dengan browser ponsel, langsung klik saja.

ENRICH - English for Children
MANTAP - MAtematika untuk Anak Pintar
BAHANA - Belajar Huruf, Angka, dan Warna

Semoga bermanfaat. Versi yang lebih baiknya sedang dikembangkan oleh Tim Profesional, harap tunggu ya!

Friday, 25 July 2008

Tips Menanggapi Pertanyaan Anak

Sebagian anak ada yang memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi terhadap sesuatu yang ada disekelilingnya. Anak banyak bertanya tentang ini dan itu. Bahkan terkadang anak bertanya tentang sesuatu yang sulit orangtua untuk menjawabnya. Misalnya, ‘Bu, kok bisa ada ade bayi di dalam perut ibu, dari mana asalanya ade bayi itu, Bu?’.


Dari rasa ingin tahu anak tersebut maka tak salah bila ia banyak bertanya. Sebagian ada orangtua yang tidak senang dengan sikap anak yang banyak bertanya. Orangtua seperti itu biasanya menghindar atau bahkan melarang anak banyak bertanya. Orangtua tersebut menganggap bahwa pertanyaannya tidak penting untuk dijawab.


Sikap orangtua di atas tentu akan membuat anak merasa bertambah bingung. Mungkin saja anak tidak mendapatkan jawaban atas pertanyaannya tadi dari orangtuanya. Tetapi, rasa ingin tahu yang membuatnya bingung bisa saja mendorong anak bertanya kepada orang lain selain orangtuanya. Keadaan ini akan membahayakan anak jika ia ternyata bertanya kepada orang yang tidak tepat. Boleh jadi jawaban yang ia terima adalah jawaban yang dapat merusak fikirannya (yer).


Oleh karena itu, adalah orangtua bijak apabila dapat meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan anak. Ada beberapa hal yang perlu orangtua perhatikan ketika menanggapi pertanyaan anak ( Adil Fathi Abdullah, 2003), yaitu:

  1. Berusahalah untuk tidak mengelak pada pertanyaan anak dengan cara apa pun karena hal tersebut tidak akan menyelesaikan masalah, malah sebaliknya justru menambah rumit. Anak akan terus berusaha menanyakan masalah yang membingungkannya tersebut jika ia tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan yang sesuai dengan tingkat berfikirnya.
  2. Hindarkan berkata kepada anak, Kamu masih kecil, kalau sudah besar nanti kamu akan tahu jawaban pertanyaanmu itu’. Pertanyaan seperti ini tidak menenangkan anak, namun justru membuat ia semakin bingung. Hal yang difahami dari ucapan itu adalah bahwa orangtuanya tidak mau menjawab pertanyaannya karena suatu hal. Tindakan seperti itu akan menambah kebingungan dalam benak sang anak.
  3. Ketika menjawab pertanyaan anak, jawablah dengan terang dan jelas sesuai dengan taraf berfikirnya, tidak menjawab suatu pertanyaan anak dengan jawaban yang terlalu luas sehingga anak tidak faham. Hindarkan memberi jawaban yang jauh dari kenyataan agar ia tidak merekam pemahaman yang salah.

0 comments:

Post a Comment