Semua orangtua tentu ingin anak mereka dapat hidup bahagia. Namun banyak di antara mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan supaya anak mereka hidup bahagia, apakah dengan membelikannya mainan dan makanan dalam jumlah yang banyak, atau dengan membelikannya berbagai model pakaian.
Sejatinya membuat anak bahagia tidak harus dalam bentuk materi saja. Membahagiakan anak dapat juga dilakukan dengan memberikan motivasi dan pujian atas perbuatan positif yang telah ia lakukan. Dalam kehidupan sehari-hari sesugguhnya banyak sekali tindakan anak yang bernilai positif. Misalnya, anak bersikap dewasa dengan berusaha membereskan tempat tidurnya sendiri, anak mampu bersikap baik kepada teman-temannya, bertanggung jawab membersihkan kembali bekas air minumnya yang tumpah, mengajak main adiknya, jujur, dan disiplin. Namun sayang, tindakan positif yang dilakukan anak tersebut biasanya sering terabaikan oleh orangtua. Tindakan positif tersebut sering dianggap sebagai tindakan biasa yang memang harus dilakukan anak. Dengan pemikiran seperti itu maka orangtua cenderung tidak peduli, tidak memberikan tanggapan apapun atas tindakan terpuji anak, tidak memberikan pujian, ciuman, pelukan kepada anak sebagai tanda bahwa orangtua setuju dan bangga atas tindakan positifnya).
Apabila kita perhatikan orangtua di lingkungan kita, pada umumnya mereka lebih banyak memerhatikan dan mengomentari perilaku negatif daripada perilaku positif yang dilakukan oleh anak. Padahal, banyak mengomentari kesalahan atau perilaku negatif anak sesungguhnya dapat membuat anak sedih, frustrasi, dan merasa diri tidak berguna. Sebaliknya, anak yang dirinya sering mendapatkan pujian dari orangtuanya maka ia akan merasa bahwa dirinya adalah berharga dan berguna. Dengan demikian, anak akan merasa bahagia.
Penting orangtua sadari bahwa perilaku baik atau buruk anak adalah bersumber dari rumah, orang yang paling dekat dengan anak yaitu orangtuanya. Anak akan mengulangi suatu perilaku yang paling sering mendapatkan perhatian dari orang yang paling dekat dan sering memberikan komentar kepadanya. Misalnya, orangtua selalu memerhatikan dan mengomentari perilaku negatif anak, maka boleh jadi anak akan menyimpulkan bahwa dengan ia berperilaku negatif maka ia akan diperhatikan orangtuanya. Pada dasarnya anak akan merasa senang apabila mendapatkan perhatian dari orang yang ia anggap paling dekat dan penting. Oleh karena itu, ketika ia melakukan tindakan positif dan orangtua tidak mempeduikannya, maka ia akan memilih berperilaku negatif supaya ia mendapatkan perhatian dari orangtuanya (yer).
Kesimpulannya, jika orangtua membuat perilaku baik menjadi berharga bagi anak, selalu memerhatikan dan memuji perilaku baik anak, maka ia akan berusaha untuk mengulangi perilaku baiknya tersebut supaya ia selalu mendapatkan perhatian dari orang yang dicintainya, orangtua.
Pada saat orangtua memberikan pujian kepada anak, berarti orangtua mendorong perasaan harga dirinya, dan anakpun akan mulai merasakan bahwa ia adalah anak yang berguna. Anak yang memiliki perasaan diri berguna dan peduli kepada dirinya, maka ia boleh dikatakan anak yang bahagia (Jacob Azzerad, Ph.D, 2005).
Aplikasi Ponsel Buatan Anak Saya Pemenang INAICTA 2010
Sabtu lalu (24 Juli 2010) Tim Anak saya: Fahma (12) dan Hania (6) menjadi pemenang INAICTA 2010 tingkat SD. Sejak 2 tahun lalu, Fahma senang membuat aplikasi ponsel untuk adiknya (dan anak usia balita lainnya), agar dapat belajar di ponsel orangtuanya. Silakan coba di ponsel Pembaca.
Bagi Pembaca yang menggunakan komputer untuk membuka web ini, silakan klik kanan, lalu "Save Link As", lalu simpan filenya di komputer, dan pindahkan ke ponsel.
Jika Pembaca membuka halaman ini dengan browser ponsel, langsung klik saja.
ENRICH - English for Children
MANTAP - MAtematika untuk Anak Pintar
BAHANA - Belajar Huruf, Angka, dan Warna
Semoga bermanfaat. Versi yang lebih baiknya sedang dikembangkan oleh Tim Profesional, harap tunggu ya!
Bagi Pembaca yang menggunakan komputer untuk membuka web ini, silakan klik kanan, lalu "Save Link As", lalu simpan filenya di komputer, dan pindahkan ke ponsel.
Jika Pembaca membuka halaman ini dengan browser ponsel, langsung klik saja.
ENRICH - English for Children
MANTAP - MAtematika untuk Anak Pintar
BAHANA - Belajar Huruf, Angka, dan Warna
Semoga bermanfaat. Versi yang lebih baiknya sedang dikembangkan oleh Tim Profesional, harap tunggu ya!
Friday, 27 June 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment