Aplikasi Ponsel Buatan Anak Saya Pemenang INAICTA 2010

Sabtu lalu (24 Juli 2010) Tim Anak saya: Fahma (12) dan Hania (6) menjadi pemenang INAICTA 2010 tingkat SD. Sejak 2 tahun lalu, Fahma senang membuat aplikasi ponsel untuk adiknya (dan anak usia balita lainnya), agar dapat belajar di ponsel orangtuanya. Silakan coba di ponsel Pembaca.

Bagi Pembaca yang menggunakan komputer untuk membuka web ini, silakan klik kanan, lalu "Save Link As", lalu simpan filenya di komputer, dan pindahkan ke ponsel.

Jika Pembaca membuka halaman ini dengan browser ponsel, langsung klik saja.

ENRICH - English for Children
MANTAP - MAtematika untuk Anak Pintar
BAHANA - Belajar Huruf, Angka, dan Warna

Semoga bermanfaat. Versi yang lebih baiknya sedang dikembangkan oleh Tim Profesional, harap tunggu ya!

Wednesday, 26 March 2008

Orangtua ‘Cerdas’ Pangkal Anak Cerdas

Menangis, manja, dan marah adalah beberapa sikap yang biasa terjadi pada anak. Namun, sikap anak yang patuh, tenang, disiplin, dan berbudi baik adalah beberapa sikap anak yang luar biasa. Sikap baik yang tumbuh dalam diri anak tentu bukan karena kebetulan atau secara tiba-tiba saja terjadi. Beberapa sikap baik yang ada pada diri anak merupakan hasil ’olahan’ orangtuanya. Yaitu, dari pengasuhan yang baik yang biasa mereka lakukan kepada anak tersebut.


Ada beberapa manfaat jika orangtua selalu memiliki kemauan untuk belajar, mencari ilmu dengan membaca buku, mencari informasi di internet, dan bertanya kepada orang yang lebih memahami tentang anak. Pada umumnya, orangtua tersebut akan lebih mudah mendapatkan jawaban atau solusi tentang masalah yang sering terjadi pada anak. Selain itu, orangtua seperti ini biasanya akan lebih mudah dalam mendidik anak. Sebab, di antara mereka sudah terjalin sebuah ikatan batin yang baik, mereka saling percaya, dan saling memahami satu dengan lainnya.


Orangtua ‘cerdas’ adalah orangtua yang selalu menjaga, membimbing, dan mampu menyediakan waktu untuk anak. Sehingga, anak tidak akan pernah merasa bahwa dirinya ditinggalkan dan diabaikan. Walaupun, orangtuanya sibuk atau secara fisik orangtua berada di tempat yang jauh darinya. Namun, anak tersebut akan selalu merasa bahwa orangtuanya selalu berada di dekatnya dan bersedia mendengarkan curahan hatinya (Inayati Ashriyah, 2007).


Orangtua yang ‘cerdas’ akan mampu menciptakan generasi yang pintar, berkualitas, dan berpotensi menjadi seseorang yang sukses. Orangtua yang cerdas dan pintar akan mampu mendidik anak menjadi orang yang cerdas dan pintar juga. Anak yang cerdas akan lebih mudah untuk mencapai sukses. Karena, orangtua dan anak yang cerdas akan lebih mudah melakukan komunikasi. Sehingga, masalah atau sesuatu yang ingin dicapai lebih mudah untuk diutarakan atau didiskusikan (yer).

0 comments:

Post a Comment