Aplikasi Ponsel Buatan Anak Saya Pemenang INAICTA 2010

Sabtu lalu (24 Juli 2010) Tim Anak saya: Fahma (12) dan Hania (6) menjadi pemenang INAICTA 2010 tingkat SD. Sejak 2 tahun lalu, Fahma senang membuat aplikasi ponsel untuk adiknya (dan anak usia balita lainnya), agar dapat belajar di ponsel orangtuanya. Silakan coba di ponsel Pembaca.

Bagi Pembaca yang menggunakan komputer untuk membuka web ini, silakan klik kanan, lalu "Save Link As", lalu simpan filenya di komputer, dan pindahkan ke ponsel.

Jika Pembaca membuka halaman ini dengan browser ponsel, langsung klik saja.

ENRICH - English for Children
MANTAP - MAtematika untuk Anak Pintar
BAHANA - Belajar Huruf, Angka, dan Warna

Semoga bermanfaat. Versi yang lebih baiknya sedang dikembangkan oleh Tim Profesional, harap tunggu ya!

Saturday, 22 March 2008

Berpikir Positif Mampu Mengurangi Beban Seseorang

Liku-liku kehidupan setiap keluarga akan berbeda. Namun, biasanya masing-masing keluarga tersebut saling menyangka satu sama lainnya. Misalnya, keluarga A menganggap bahwa keluarga B adalah keluarga yang berkecukupan dan tampak bahagia. Begitu juga dengan keluarga B, boleh jadi mereka juga menganggap bahwa keluarga A adalah keluarga kaya yang hidup harmonis.


Di dunia ini setiap manusia atau keluarga tidak ada yang sempurna, semua memiliki masalah masing-masing yang berbeda. Untuk itu, ketika ada keluarga yang sedang dicoba dengan berbagai masalah. Maka, cobalah untuk selalu melihat sisi terangnya. Maksudnya, tidak selalu mengingat-ingat beban dan penderitaan yang selama ini dirasakan. Berpikirlah selalu positif tentang masa depan. Yakinlah pada diri, pasti akan ada sesuatu yang dapat dijadikan sebagai sebuah kekuatan yang mampu membuat hidup bisa bersemangat kembali. Misalnya, bersyukur walaupun di dalam keluarga terdapat banyak masalah tetapi keluarga masih tetap utuh dan memiliki semangat untuk berjuang memperbaiki hidup.


Hampir semua keluarga memiliki masalah. Maka, janganlah cepat menyerah. Sebab, menyerah adalah keputusan yang paling merugikan. Ingatlah selalu, walaupun ingin memutuskan untuk menyerah. Tetapi, masalah itu tetap terjadi dan penderitaan itu tetap harus dilalui dan dirasakan. Misalnya, keluarga punya masalah hutang atau memiliki anak yang sulit dikendalikan sehingga membuat susah keluarga. Jalan yang terbaik ketika mengahdapi suatu masalah tersebut adalah cobalah terus untuk memperbaiki masalah yang ada dan teruslah berjuang untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Bangunlah setiap harinya dengan mensyukuri hari itu (David Niven, Ph.D, 2005).


Jadi, besyukurlah selalu pada apa yang dapat kita rasakan senang atau bahagia hari ini. Janganlah selalu menganggap semua yang kita anggap masalah sebagai beban yang hanya dirasakan oleh diri kita sendiri. Setiap manusia hidup memiliki masalah masing-masing. Yang paling penting adalah berjuanglah terus untuk mendapatkan kebaikan dan bersyukurlah selalu (yer).

0 comments:

Post a Comment