Aplikasi Ponsel Buatan Anak Saya Pemenang INAICTA 2010

Sabtu lalu (24 Juli 2010) Tim Anak saya: Fahma (12) dan Hania (6) menjadi pemenang INAICTA 2010 tingkat SD. Sejak 2 tahun lalu, Fahma senang membuat aplikasi ponsel untuk adiknya (dan anak usia balita lainnya), agar dapat belajar di ponsel orangtuanya. Silakan coba di ponsel Pembaca.

Bagi Pembaca yang menggunakan komputer untuk membuka web ini, silakan klik kanan, lalu "Save Link As", lalu simpan filenya di komputer, dan pindahkan ke ponsel.

Jika Pembaca membuka halaman ini dengan browser ponsel, langsung klik saja.

ENRICH - English for Children
MANTAP - MAtematika untuk Anak Pintar
BAHANA - Belajar Huruf, Angka, dan Warna

Semoga bermanfaat. Versi yang lebih baiknya sedang dikembangkan oleh Tim Profesional, harap tunggu ya!

Saturday, 26 January 2008

Tantangan dan Masalah Hidup Membuat Anak Lebih 'Kuat'

Dalam menjalankan kehidupan ini, setiap manusia tentu pernah menghadapi berbagai macam kesulitan dan tantangan hidup. Situasi sulit tersebut terjadi tidak hanya pada orangtua dan orang dewasa saja, tetapi juga pada anak-anak. Misalnya, sulit belajar, gagal dalam mencapai suatu tujuan, dan tidak dapat hidup mandiri.


Adalah tidak baik jika orangtua selalu memberikan perlindungan kepada anak supaya terhindar dari berbagai masalah dan tantangan hidup. Tidakan orangtua tersebut hanya akan membuat anak menjadi orang yang tidak berdaya, tidak mampu bertahan hidup untuk menjadi orang yang kuat dan berhasil.


Sesungguhnya, tugas yang paling penting bagi orangtua ketika menghadapi berbagai kesulitan hidup yang sedang dialami oleh anak adalah memberikan bantuan kepadanya. Sebab, pada dasarnya anak tidak dapat tumbuh dan mengembangkan kemampuannya untuk dapat hidup berhasil tanpa bantuan dari orangtua.


Bagi setiap anak, proses tumbuh dengan sehat berarti akan ada waktu-waktu penuh tantangan (John Gray Ph.D, 2004). Di bawah ini adalah beberapa tantangan dan kesulitan hidup yang sering dialami oleh anak. Di antaranya:


  1. Anak-anak tidak dapat mengembangkan ketekunan dan keteguhan kalau segala sesuatunya berjalan mudah
  2. Anak-anak tidak akan belajar kreatif kalau segala sesuatunya telah diselesaikan bagi mereka
  3. Anak-anak tidak dapat belajar mengoreksi diri kalau mereka tidak pernah mengalami kesulitan, kegagalan, dan kekeliruan
  4. Anak-anak tidak dapat mengembangkan sikap mandiri kalau mereka tidak pernah mengalami terpencil dan dijauhi orang lain

Kesimpulannya, Janganlah orangtua merasa terlalu khawatir dengan tantangan dan kesulitan hidup yang dialami anak. Sebab, hal seperti itu dapat membuat anak menjadi lebih memiliki kekuatan dalam menjalankan hidup ini. Lihatlah selalu sisi positif dari kesulitan dan tantangan hidup yang dialami oleh anak. Sejatinya, dari berbagai masalah dan tantangan hidup ini terdapat banyak sekali manfaat yang dapat diperoleh anak untuk mencapai hidupnya menjadi orang yang mandiri dan percaya diri. Yang paling penting perlu orangtua lakukan apabila anak sedang mengalami kesulitan hidup adalah memberikan bantuan, dukungan, dan cinta kepadanya (yer).

0 comments:

Post a Comment