Aplikasi Ponsel Buatan Anak Saya Pemenang INAICTA 2010

Sabtu lalu (24 Juli 2010) Tim Anak saya: Fahma (12) dan Hania (6) menjadi pemenang INAICTA 2010 tingkat SD. Sejak 2 tahun lalu, Fahma senang membuat aplikasi ponsel untuk adiknya (dan anak usia balita lainnya), agar dapat belajar di ponsel orangtuanya. Silakan coba di ponsel Pembaca.

Bagi Pembaca yang menggunakan komputer untuk membuka web ini, silakan klik kanan, lalu "Save Link As", lalu simpan filenya di komputer, dan pindahkan ke ponsel.

Jika Pembaca membuka halaman ini dengan browser ponsel, langsung klik saja.

ENRICH - English for Children
MANTAP - MAtematika untuk Anak Pintar
BAHANA - Belajar Huruf, Angka, dan Warna

Semoga bermanfaat. Versi yang lebih baiknya sedang dikembangkan oleh Tim Profesional, harap tunggu ya!

Thursday, 31 January 2008

5 Pesan Untuk Mengasuh Anak Secara Positif

Para pembaca yang setia, hari ini saya akan berbagi tips penting dari John Gray Ph.D (2004) tentang lima pesan untuk mengasuh anak secara positif. Di antaranya adalah:

  1. Boleh saja berbeda.
    Seperti kita ketahui bahwa setiap anak adalah unik. Oleh karena itu, orangtua perlu menyadari hal tersebut dari setiap kelebihan dan kekurangan yang anak miliki. Dengan demikian orangtua tidak akan membanding-bandingkan antara anak yang satu dengan lainnya. Mengetahui perbedaan pada setiap anak akan membantu orangtua untuk lebih berhasil dalam mengasuh anak.
  2. Boleh saja membuat kesalahan.
    Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Untuk itu, apabila sesekali anak melakukan kesalahan maka maafkanlah dia. Dengan demikian, ia akan belajar memaafkan dirinya sendiri dan juga orang lain.
  3. Boleh saja mempunyai emosi negatif. Anak perlu mengetahui berbagai emosi yang terdapat pada dirinya, seperti halnya emosi negatif. Dengan demikian, ia akan mampu meningkatkan kesadarannya tentang apa yang ia rasakan.
  4. Boleh saja anak menginginkan sesuatu lebih banyak.
    Apabila anak ingin memperoleh sesuatu lebih banyak maka berikanlah kesempatan tersebut kepadanya. Sebab, dengan demikian anak akan semakin mengembangkan kemahirannya dalam bernegosiasi. Ia akan berusaha keras untuk memotivasi seseorang agar memberikan apa yang ia inginkan.
  5. Boleh saja berkata tidak.
    Memperbolehkan anak berkata tidak akan membuka pintu baginya untuk mengeksprsikan perasaan dan menemukan apa yang ia inginkan. Orangtua yang mau mendengarkan keinginan dan perasaan anak akan membuat anak dapat bersikap kooperatif.

0 comments:

Post a Comment